BoltimEkonomi & BisnisManadoPolitik

Sadam Apresiasi Pelayanan Swiss Belhotel Maleosan Manado

MANADO, TotabuanExpress.co.id – Nada positif mengalun dari bibir ketua Fraksi PAN Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Samsudin Dama (Sadam).

Pelayanan dan kenyamanan yang diberikan Swiss-Belhotel Maleosan Manado jadi pemantik.

Sadam menilai, keramahan yang disajikan hotel berbintang empat terbaik di Sulawesi Utara (Sulut) ini menyimpan kesan baik. Sanjungan dan pujian pun dilontarkan Sadam saat bersua Genearal Manager (GM) Swiss-Belhotel Manado, Adri Syawal, Jumat (28/10/2022).

“Saya bersyukur bahwa pelayanan di Swiss-Belhotel Maleosan Manado melayani dengan baik, melayani dengan hati dan melayani dengan tulus. Bukan hanya GM-nya tetapi seluruh staf sampai bawah, itulah kenapa saya punya kesan baik disini,” kata Sadam saat didampingi para sejumlah pewarta Boltim.

Atas kepuasan pelayanan tersebut, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Boltim ini akan menyampaikan kepada Bupati, Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD bahwa ketika ada perjalanan dinas di Kota Manado, maka datanglah di sini karena terbukti dirinya lebih betah menginap di Swiss-Belhotel Maleosan.

“Saya disini sudah empat hari, menandakan bahwa uang yang saya keluarkan tidak sebanding dengan kesenangan dan kenikmatan yang saya rasakan. Ini tentu bagaimana seorang leader, seorang GM-nya mengatur ini sehingga pelayanan baik. Swiss-Belhotel Maleosan Manado is the best,” ucap Dama.

Sementara itu, General Manager Swiss-Belhotel Manado, Adri Syawal menyampaikan terimakasih atas suport kepada mereka. Ia juga merasa kagum karena meskipun mempunyai rumah di Kota Manado, namun wakil rakyat Boltim tersebut memilih tinggal di hotel selama beberapa hari.

“Ada rumah tapi nginapnya di hotel karena rumahnya untuk saudara-saudaranya. Dalam artian bisa saudara dekat, bisa saudara jauh, kita inikan semuanya bersaudara. Luar biasa beliau mengalah demi kebaikan untuk orang lain, itu suatu amal ibadah membuat orang senang, jadi orang bisa terbantu sekali,” kata Syawal.

Baca Juga :   Mengenang Wafatnya KH. Salahuddin Wahid, Pondok Pesantren Miftahul Khoir Tebuireng 7 Buyat Gelar Tahlil

Disebutkan pula, untuk membantu orang lain Sadam tidak mengasih uang namun dia bisa memberikan jalan yang akan meninggalkan kesan baik bagi mereka.

“Memang beliau tidak kasih uang tapi kasih fasilitas dan itu melekat di hati. Uang berapa kita kasih habis, tapi kesan tidak akan habis, ini luar biasa. Seorang pemimpin harus memang bijak dia tidak mementingkan diri sendiri, dia kasih orang lain tinggal di rumahnya dan dia tinggal di Swiss-Belhotel karena beliau senang dengan pelayanan keramahan kita,” terangnya.

Ia mengatakan, hotel itu menjual jasa, servis dan pelayanan, karena kalau mereka menjual pelayanan yang baik orang pulang akan membawah dua kesan, yaitu kesan senang dan tidak senang.

“Kalau nginap di hotel pulang hanya bawah kesan saja dan kesan itu bisa orang balik lagi. Motonya restoran padang, kalau enak beritahu teman, kalau tidak enak beritahu kita. Itulah moto kita,” tandasnya. (Rey)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button