BoltimDaerahPemerintahan

Reses Pertama Awal Tahun, DPRD Boltim Banjir Aspirasi Masyarakat

BOLTIM, KabarTotabuan.com – 20 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) secara resmi menggelar Reses perdana masa sidang pertama Tahun 2020 di dua Daerah Pemilihan (Dapil) l dan II dalam rangka menyerap Aspirasi Masyarakat (Asmara) juga dari konstiuen.

Reses yang berlangsung di lapangan Bogani Kotabunan tersebut di buka langung oleh Camat Kotabunan Ahmad Alheid, S.Hi. Senin, (20/01/2020).

Ahmad Alheid mengatakan. Sangat berterima kasih kepada Anggota DPRD Boltim di Dapil I tengah melaksanakan reses penyerapan aspirasi dari masyarakat langsung di wilayah kecamatan yang dipimpinnya. Kata dia, ini merupakan bentuk kepedulian DPRD terkait dengan harapan serta kebutuhan masyarakat. Sebingga berharap kepada peserta yang hadir dapat memaksimalkan waktu dan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya.

SKPD, Pemerintah desa dan masyarakat kecamatan kotabunan menghadiri reses DPRD dari dapil satu.

“Mewakili Pemerintah dan Masyarakat Kecamatan Kotabunan, saya berharap kegiatan ini bisa dimaksimalkan. Apa yang menjadi harapan dari bapak ibu sekalian dapat menyampaikan seluas-luasnya kepada DPRD,” kata Alheid.

Sementara itu, Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar, SH mengatakan, DPRD siap menampung aspirasi masyarakat.

“Saya rasa tujuan dari reses bapak ibu sudah tahu. Selaku DPRD Boltim yang baru, kami siap menampung setiap saran dan pendapat dari bapak dan ibu,”ucap Fuad.

Selain itu Ketua membuka ruang kepada peserta reses bila mana ada yang perlu di sampaikan atau ada keluhan kiranya tidak perlu menunggu reses, silahkan mendatangi kantor DPRD, dan sampaikan kepada kami sebagai wakil rakyat.

Nampak ketua, wakil ketua dan anggota DPRD dapil satu di dampingi sekretaris dewan dan staf foto bersama usai pelaksanaan reses.

“Bukan hanya di pertemuan ini kami dapat menyerap aspirasi tapi kami siap menunggu kedatangan bapak ibu meskipun itu datang langsung di kantor DPRD,” tegasnya.

Selain Ketua, Anggota DPRD lainnya menyampiakan. Aspirasi yang di sampaikan oleh masyarakat akan di perjuangkan kepada pemerintah daerah. Karena tugas kami sebagai legislatif adalah menyerap kemudian akan di bahas bersama pihak eksekutif.

Baca Juga :   Kumpul Tokoh Agama, Pembukaan Tempat Ibadah di Minahasa Belum Jelas

Sebagaimana tujuan dari reses ini menyerap asmara, DPRD memberikan waktu dan kesempatan kepada masyarakar sampai kepada pemerintah desa dan BPD menyampaikan yang menjadi harapan kebutuhan masyarakat umum di masing-masing desa se kecamatan.

Pantauan media, aspirasi yang disampikan masyarakat kepada sepuluh anggota DPRD termasuk Ketua dan Wakil Ketua DPRD Boltim. Mengeluhkan tentang air bersih yang sudah di bangun oleh pemerintah daerah sampai saat ini cenderung tidak bisa di nikmati oleh warga Desa Bulawan dan Kotabunan bersatu. Mirisnya lagi ketersediaan air bersih milik PDAM yang di kelola oleh Pemkab Induk dengan tarif pembebanannya yang sangat mahal maka hal ini telah meresahkan masyarakat, sehingga masyarakat sangat berharap dapat di perjuangan oleh DPRD Boltim sebab ini mengenai kebutuhan dasar orang banyak yang tidak boleh di anggap sepeleh. Selain itu, tempat pembuangan akhir sampah sampai, lanjutan pembangunan drainase di desa paret timur, pengaspalan jalan menuju sekolah SD dan SMP Badaro, kemudian pembangunan talud sungai limbuong kotabunan induk dan masih banyak lagi aspirasi yang di sampaikan oleh masuarakat.

Masyarakat berharap adanya pelaksanaan reses ini dapat mengakomodir kebutuhan-kebutuhan yang menjadi skala prioritas mereka mulai dari masalah infrastruktur, pendidikan, kesehatan serta fasilitas umum terutama memaksimalkan pelayanan air bersih.

Reser tersebut turut dihadiri Ketua, Wakil Ketua dan anggota DPRD Boltim Dapil l, Sekretaris Dewan (Sekwan) Boltim Ade Herly Mokoginta, Kaban BKPSDM Rezha Mamonto, Sekretaris Diskominfo Fitrah Damopolii, Kepala Seksi Dinas PUPR Ibrahim Podungge, Kepala Puskesmas Kotabunan Nita Hala, Kabag Umum dan Keuangan Setwan Wenadi Apande, Camat Kotabunan Ahmad Alheid, para Sangadi, Perangkat desa, BPD, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Tokoh adat, Tokoh pemuda dan Masyarakat.

Baca Juga :   Bentuk Kepedulian, Kodim 1702/JWY Bantu Proses Pemakaman 9 Jenazah Korban Kerusuhan

(Red) 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button