FeatureLiputan Khusus

Kaget Ditunjuk Sebagai Pjs Sangadi, Apande: PNS Harus Siap dan Loyal ke Pimpinan

Oleh: Mat Rey Kartorejo

Rabu, 21 Desember 2022. Bupati Sam Sachrul Mamonto, S.Sos., M.Si., mengambil sumpah dan melantik 58 Penjabat Sangadi (Kepala Desa) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Dari sekian abdi negara itu, Wenadi Apande, S.P., salah satu nama yang ditunjuk. Ia dilantik sebagai pucuk pimpinan Desa Kotabunan, Kecamatan Kotabunan.

Memegang dua jabatan sebagai Sangadi dan Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik di Dinas Kominfo, bagi Wenadi tidak masalah. Ia selalu siap dengan tugas yang diberikan kepadanya. Hal itu dilakukan sebagai bentuk loyalitas terhadap pimpinan.

Meski sedikit repot, mantan Kasubag Persandian dan Telekomunikasi Bagian Humas Protokol Setdakab ini mengaku jika tugas tambahan yang diberikan kepadanya akan mudah, asalkan dikerjakan secara kolektif.

“Kalau soal repot, memang demikian. Tapi kita harus bisa membagi waktu antara menjalankan tupoksi sebagai kepala bidang di Kominfo dan Pjs Kepala Desa Kotabunan. Kalau tugas dan kerja tupoksi didistribusi ke bawah, saya kira bisa,” ujarnya.

“Analoginya seperti mengangkat beban berat. Jika sendiri tentu akan terasa berat sekali. Tapi kalau diangkat bersama dengan yang lain, tentu lebih mudah terangkat,” tutur mantan Kasubag Informasi dan Pemberitaan Bagian Humas Protokol Setdakab ini.

Saat mendengar info bahwa dirinya akan dilantik sebagai Pjs Sangadi Kotabunan, pria kelahiran Kotabunan 9 Oktober 1978 ini sempat kaget. Tak menyangka kalau jabatan tersebut akan diberikan kepadanya. Meski demikian, ia tetap siap dengan keputusan itu. Baginya seorang abdi negara harus selalu bersedia jika diberi tugas dari pimpinan.

“Pertama mendapat kabar sempat kaget. Tidak menyangka akan ditunjuk untuk melaksanakan tugas lanjutan sebagi pjs kepala desa. Namun kita harus siap dengan perintah dan keputusan pimpinan. PNS harus selalu siap jika diberi tugas tambahan oleh pimpinan,” ungkap pria jebolan Fakultas Pertanian Unsrat Manado ini.

Baca Juga :   Enam Hari Krisis Air, Dampak Buruk Eksploitasi PT ASA Hantui Masyarakat

Mantan Wartawan Media Sulut ini menuturkan bahwa secara sistem, jalannya roda pemerintahan tahun 2022 sudah di penghujung tahun. Tahun 2023, selain untuk mempersiapkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), pelaksanaan pembangunan di desa tetap jalan.

“Nanti kita lihat rencana programnya seperti apa. Inovasi pasti ada. Inovasi itu kan hal yang sudah ada kemudian ditambahkan sesuatu yang baru agar lebih baik, atau yang belum pernah ada kemudian dibuatkan yang terbaru,” sebut eks Kasubbid Tugas dan Izin Belajar di Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) ini.

Perdes Dilihat Dari Skala Prioritas

Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto, S.Sos., M.Si., saat sambutan pada acara pelantikan 58 Penjabat Sangadi mengatakan, tugas lain dari Sangadi yaitu bersama-sama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk membuat Peraturan Desa (Perdes).

Hal itu mendapat tanggapan serius dari Pjs Sangadi Kotabunan, Wenadi Apande. Menurutnya, Perdes-Perdes akan dilihat mana yang menjadi skala prioritas untuk kepentingan publik.

“Iya benar, Perdes harus dirumuskan bersama dengan BPD. Yang pasti Perdes APBDes yang pertama. Kemudian Perdes-Perdes yang lain tentu akan dilihat yang menjadi skala prioritas untuk kepentingan publik,” tutur mantan Kabid Diklat BKDD/BKPP/BKPSDM ini.

Diberi Penugasan Tetap Siap

Semangat kerja yang menjadi ciri khas Wenadi Apande terus ditunjukan. Sebagai bentuk loyalitas terhadap pimpinan, dia tak pernah menolak jika diberikan penugasan. Kata yang keluar dari bibirnya hanya satu, ‘siap!’. Baginya, disiplin, profesional dan loyalitas harus dijunjung tinggi.

Ia pun berjanji tugas yang diberikan kepadanya sebagai Penjabat Sangadi Kotabunan, akan dilakukan dengan baik sampai ada sangadi definit.

“Seorang PNS harus tetap siap jika diberi penugasan oleh pimpinan. Saya mengucapkan terima kasih banyak atas penugasan yang diberikan oleh Bapak Bupati. Insyaallah penugasan yang diberikan bisa dilakukan dengan baik sampai dengan adanya kepala desa terpilih,” ucap mantan Kabag Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Boltim ini. (*)

Baca Juga :   Menikmati Rindu dan Kejutan di Kebun Pala

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button