BoltimEkonomi & BisnisPemerintahan

Kabar Investor Tanaman Porang Kucurkan Dana Bagi Petani di Wilayah Perkebunan Badaro, Hoax

TUTUYAN, TotabuanExpress.co.id – Kehadiran investor tanaman Porang yang akan kucurkan dana untuk petani di wilayah perkebunan Badaro, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), telah menyeruak ke publik. Kabar tersebut menjadi bua bibir bagi publik Boltim dan Kota Kotamobagu (KK).

Dikabarkan yang memiliki lahan perkebunan di wilayah Kecamatan Modayag, Kabupaten Boltim, lahan mereka (petani,red) akan dibeli dengan harga yang begitu fantastis oleh salah satu perusahaan yang bergerak di bidang tanaman Porang.

Ternyata kabar tersebut tidak benar alias Hoax. Pasalnya, hingga saat ini perusahaan tersebut tidak diketahui oleh Pemda Boltim.

Menurut Kepala Dinas PUPR Boltim, Haris Sumanta bawa setiap rencana investasi yang membutuhkan ruang sebelum memulai aktivitasnya di kabupaten Boltim, wajib memiliki rekomendasi kesesuaian pemanfaatan ruang dari bupati yang didapatkan setelah dibahas di Forum Penataan Ruang Daerah (FPRD) Kabupaten Boltim.

“Agar diketahui apakah lokasi rencana dimaksud sudah sesuai dengan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) dan RTRW Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Boltim,” ungkap Sumanta.

Sementara itu, Camat Modayag, Asral Mamonto, mengatakan, bahwa pihak perusahaan yang akan berinvestasi di wilayah Kecamatan Modayag Boltim belum pernah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan.

“Beberapa waktu lalu, hanya beberapa orang yang bertemu dengan kami untuk menyampaikan rencana penanaman Porang di wilayah Modayag sebagai uji coba, tapi kami menyampaikan kepada mereka agar dapat melapor dulu ke Pemerintah Daerah Kabupaten Boltim dan selanjutnya dapat menghadirkan pihak perusahaan untuk memberikan sosialisasi ke masyarakat agar semuanya jelas,” kata Asral.

“Akan tetapi sampai dengan hari ini pihak yang menghubungi kami tidak pernah lagi berkomunikasi dengan pemerintah kecamatan,” ungkapnya.

Katanya jika lahan perkebunan masyarakat yang ada diwilayah Kecamatan Modayag, akan dibeli dengan harga fantastis hingga ratusan juta rupiah dan petani akan dikucuran juga dana segar hingga puluhan juta rupiah untuk penanaman tanaman porang.

Baca Juga :   Antispasi Wabah Virus Corona, Landjar: Waspada dan Hindari Kepanikan

“Itu hoax, karena sampe sekarang tidak ada perusahaan yang telah melapor ke Pemda Boltim dan sampai sekarang juga tidak ada perusahaan yang melakukan sosialisasi. Maka dari itu, saya sampaikan kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan berita-berita atau cerita yang tidak jelas kebenarannya,” beber Asral.

Senada diungkapkan Sangadi Badaro, Marthen Surendu. Dia menyebut bahwa hingga saat ini belum ada dari pihak perusahaan yang bergerak di bidang tanaman Porang datang melapor ke Pemerintah Desa Badaro.

“Sampai saat ini belum ada,” ungkap Marthen,” Minggu (2/10/2022).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boltim, Mat Sunardi, mengatakan, terkait akan masuknya investor tanaman Porang di Kabupaten Boltim, pihaknya belum mengetahui hal tersebut.

Pemerintah Kabupaten Boltim sangat terbuka kepada investor yang akan masuk dan berinvestasi di Kabupaten Boltim, apalagi di bidang pertanian. Akan tetapi harus memenuhi persyaratan dan kriteria yang jelas,” tandasnya. (Rey)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button