BoltimEkonomi & Bisnis

Harga Cabe Semakin Pedes

KOTABUNAN, TotabuanExpress.co.id – Harga cabe di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) khususnya di Kecamatan Kotabunan, terus merangak naik. Sejumlah pedagang di pasar Kotabunan saat di temui media ini Selasa (29/10/2019) mengaku, sudah sekitar satu bulan ini harga cabe mengalami kenaikan. Ita Lengkede, salah satu pedagang sayur di pasar Kotabunan mengaku harga cabe merangkak naik sejak satu bulan lalu namun harga bahan sembako lainnya belum mengalami kenaikan. “Harga cabe naik. Biasa perliter dijual dengan harga 20 ribu, sekarang dijual dengan harga 40 ribu per liter,” ujar Lengkede.

Senada di katakana Sul, pedagang lainnya. “Harga cabe yang tinggi saat ini cukup menyulitkan pedagang dan konsumen.  Kami kesulitan sebab stok cabe hanya di ambi dari Kotamobagu,” kata Sul, sat di temui di pasar Kotabunan.

“Harga cabe saat ini kami jual dengan haga per kilo Rp75.000.000, sampai Rp.80.000.000 tapi meski di jual dengan harga seperti itu, Alhamdulillah tidak berpengaru terhadap pembeli,” timpal Eda Darmi, pedagang di pasar Kotabunan.

“Pembeli tetap mencari cabe walaupun harganya begitu mahal, sebab stok di disini (Pasar Kotabunan-red) tidak ada sehingga tidak berpengaru bagi kami sebagai pedagang. Pembeli tetap banyak yang dating membeli. Yang menyulit kami sebagai pedagang saat ini, yaitu stok cabe sebab kami hanya mengambil dari Kotamobagu dan di Sulawesi Tengah (Sulteng),” tutup Darmi. (zha)

Baca Juga :   Bupati Sachrul Buka Diklat Paskibraka Kabupaten Boltim Tahun 2021

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button