BoltimKesehatan

Dinkes Boltim Warning Apotek Jual Obat Berlogo Keras Tanpa Resep Dokter


TUTUYAN, TotabuanExpress.co.id – Warning Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menyebul. Para pengelola apoteker disasar.

Instansi besutan Saifudin Gobel ini mengingkatkan kepada seluruh pengelola apotek untuk menjual obat-obatan sesuai aturan yang ada. Hal ini mengingat maraknya penyalahgunaan obat-obatan psikotropika.

Di Kecamatan Kotabunan misalnya. Belum lama ini berhembus kabar bahwa penyalahgunaan obat-obatan psikotropika di wilayah tersebut sudah masuk di kalangan para anak-anak remaja. Hal ini memantik Camat Kotabunan untuk memerangi penyalahgunaan obat-obatan tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinkes Boltim Saifudin Gobel, SKM., M.Kes., menegaskan, apotek yang menjual obat-obat berlogo keras harus menggunakan resep dokter dan penyerahannya harus disertai swamedikasi oleh apoteker dan  Tenaga Teknis Keparmasian (TTK).

“Pihak apotek bisa menjual obat tanpa resep dokter. Bila mana obat tersebut tergolong dalam OWA (obat wajib apotek), obat bebas dan obat bebas terbatas. Tapi jika obatnya obat berlogo keras, OOT (Obat-Obat Tertentu,red) Prekursor harus menggunakan resep dokter dan penyerahannya pun harus disertai swamedikasi oleh apoteker dan TTK,” ujar Gobel, Selasa (30/8/2022).

Gobel mengatakan, apotek yang menjual obat keras, OOT dan prekursor tanpa resep dokter bisa dikenakan sanksi berupa peringatan tertulis bahkan sampai pencabutan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA).

“Pasti ada sanksi. Sesuai undang-undang yang berlaku yaitu Permenkes No. 9 tahun 2017 yang mana jika ada apotek yang melakukan pelanggaran misalnya menjual obat keras, OOT dan prekursor tanpa resep dokter maka sanksi yang diberikan berupa peringatan tertulis dan jika apotek tidak mengindahkan teguran tersebut maka akan dilakukan pengehentian sementara kegiatan di apotek atau bahkan bisa dilakukan pencabutan SIPA,” ungkapnya.

Terkait penyalahgunaan obat-obatan, Gobel mengimbau kepada para orang tua untuk memperingatkan anak-anaknya dan menjaga pergaulan serta mengedukasi agar tidak menggunakan obat-obat keras secara bebas.

Baca Juga :   Bupati Sehan Landjar Serahkan LKPD 2019 ke BPK-RI Perwakilan Sulut

“Sebagai orang tua harus memperingatkan kepada anak-anaknya untuk bisa menjaga pergaulan dan mengedukasi kepada anaknya untuk tidak menggunakan obat-obat keras secara bebas karena dapat merusak masa depannya,” tutupnya.

Sebelumnya Camat Kotabunan Idrus Paputungan menegaskan kepada para orang tua agar melakukan pengawasan terhadap anak-anak untuk mengantisipasi penyalahgunaan obat-obatan.

Selaku pemerintah, ia meminta peran masyarakat dan orang tua untuk membentengi keluarga serta anak cucu agar terhindar dari bahaya tersebut.

“Ini sesuatu yang menggetarkan jiwa, jadi perlu kami sampaikan sebagai tanda awas. Dimana beberapa waktu kemarin terinformasi ada hal yang telah dilakukan oleh unsur penegak hukum dan hal ini perlu digaris bawahi oleh seluruh masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Kotabunan. Secara gamblang kami sampaikan bahwa anak-anak kita, generasi kita, cucu kita, saat ini berada dalam situasi bahaya dimana dengan masuknya obat-obatan psikotropika yang terinformasi sudah ada di tengah kita, maka sebagai pemerintah kami sampaikan kepada seluruh masyarakat bentengi keluarga, anak cucu kita dari hal-hal semacam ini,” kata Paputungan, Sabtu (16/7/2022).

“Perhatikan mereka, awasi mereka. Apabila sudah larut malam, jemput mereka. Apabila sudah waktu pulang sekolah mereka belum pulang, jemput mereka. Karena sasaran utama penyebaran obat-obat psikotropika ini sesuai informasi yang ada adalah anak-anak remaja anak-anak SMP SMA. Wujud kita kepada anak adalah kita mengawasi memberi petunjuk kepada mereka,” ungkap Paputungan.

Untuk mencegah dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, pucuk pimpinan Kecamatan Kotabunan ini mendesak adanya dukungan orang tua untuk menjaga generasi muda di wilayah tersebut.

“Sebagai anak kampung, anak Kotabunan, informasi ini adalah sesuatu yang menggetarkan jiwa, namun kami pemerintah tidak dapat berbuat apa-apa tanpa dukungan dari seluruh masyarakat, orang tua, guyanga komintan, utat ginalum yobayat. Untuk itu, mari membentengi jaga generasi muda yang ada di Kecamatan Kotabunan,” pintanya. (Rey)

Baca Juga :   Niat Berdayakan Masyarakat, Politisi Muda Berbakat AR Landjar Mendaftar Cabup di Partai NasDem

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button