Oleh: Matt Rey Kartorejo


BIASANYA banyak pelaku usaha yang mengeluhkan sepinya usaha mereka. Namun hal itu tidak berlaku bagi Muhajirin Potabuga.

Muhajirin dikenal dikampungnya sebagai pengrajin anyaman kurungan ayam. Ia tercatat sebagai warga Dusun lll Desa Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Di usia 57 tahun, ia masih tetap bekerja keras.

Usahanya ini, sudah hampir empat tahun. Ia memilih menjadi pengrajin sebagai upaya untuk menambah penghasilan.

Muhajirin mengungkapkan bahwa dirinya membuat kurungan ayam karena banyak yang memesan. Kebanyakan pesanan berasal dari daerah Minahasa, terutama di daerah Minahasa Tenggara (Mitra).

“Saya membuat kurungan ayam ini karena banyak yang sering memesan terutama para peternak ayam dari Desa Ratatotok (Mitra),” ungkap Muhajirin.

Muhajirin tergolong pengrajin yang tekun. Sehari ia bisa menghasilkan lima sampai 6 buah anyaman kurungan ayam.

Menurutnya, menganyam bambu menjadi proses paling lama, sebab ia harus ekstra hati-hati. Bila tidak demikian, ia bisa terluka karena kena sayatan bambu.

Muhajirin menjual hasil kerajinan kurungan ayam, tidak hanya di kampungnya. Selain memenuhi permintaan para pembeli yang telah memesan terlebih dahulu, ia juga menjajakan kerajinannya di kampung sekitar.

“Kadang kalau tidak ada yang memesan, saya keliling Desa Ratatotok sehingga semua kurungan ayam yang saya bawa habis terjual”, tuturnya.

Kerajinan Muhajirin yang belum terjual atau belum dipesan orang, biasanya dipajang di depan rumah. Dagangan panjangannya itu, nanti laku terjual sekitar tiga hari.

Satu kurungan ayam ukuran sedang ia jual 20 ribu rupiah dan yang berukuran besar dijual dengan harga 25 ribu rupiah. Keuntungannya dalam sehari, terkadang mencapai seratus ribu rupiah. Apabila banyak yang laku, bisa mencapai hingga Dua Ratus Ribu Rupiah.

Baca Juga :   Mengenang Kisah Manis Bersama Yono 

Baginya, mengucap syukur menjadi salah satu kuncinya. Terutama bersyukur atas kesehatan yang diberikan Sang Pencipta.

“Saya hanya bersyukur agar selalu diberikan kesehatan biar masih tetap menjalankan usaha ini,” ucap Muhajirin. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here