LIKUPANG, TotabuanExpress.co.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Ny Seska Ervina Mamonto Budiman merasa bangga bisa hadir dalam ajang Internasional Women Twenty (W20) yang baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia.

Hadir sebagai peserta, Ketua TP PKK Boltim mengaku banyak pengetahuan yang didapat pada kegiatan tersebut, dengan pembicara-pembicara dari berbagai negara seperti Jepang, Italia Australia dan lain-lain, dengan mengusung tema Freedom from Gender Discrimination atau Kemerdekaan dari Diskriminasi Gender dan peningkatan ekonomi di masa pandemi Covid 19.

“Acara ini luar biasa, dimana kita mendapat materi langsung dari narasumber-narasumber hebat di tingkatan Internasional, ” kata Ketua TP PKK Boltim, Selasa (14/02) di Likupang.

Dijelaskannya, meeting W20 ini fokus pada penguatan 4 isu yakni stop diskriminasi, inklusi ekonomi perempuan pedesaan, disabilitas dan kesehatan.

Tidak hanya itu, menurutnya, W20 memiliki komitmen membawa isu-isu terkait ke dalam salah satu fokus para pemimpin yang tergabung dalam G20.

“Kesetaraan gender tidak hanya penting dari sisi moralitas dan keadilan, namun juga penting dan relevan dari sisi ekonomi. Menanamkan sejak dini general neutral, beri kesempatan pada anak laki-laki dan perempuan kesempatan yang sama, baik itu pendidikan, kesehatan bahkan berorganisasi,” terang Ketua TP PKK.

Lebih jauh ia menerangkan, Kesetaraan gender di berbagai negara seperti Jepang sangat senjang, diskriminasi terhadap perempuan masih tinggi.

“Oleh sebab itu saya sebagai kaum perempuan sangat bersyukur bisa tinggal di Indonesia lebih khusus di Boltim karena Boltim adalah salah satu daerah yang sukses mengimplementasikan pengarusutamaan gender (PUG) sehingga mendapat penghargaan dari KemenPPA RI,” Kata Mantan Anggota DPRD Boltim tersebut.

Baca Juga :   Pemdes Bulawan Satu Batasi Aktivitas Warga Dari Luar Daerah

“Kami berharap dengan adanya W20 yang di selenggarakan di Indonesia akan berdampak (impact) bagi pembangunan di Indonesia khususnya sumber daya manusia bidang perempuan. Recover together, Recover stronge,” ungkapnya. (*/Rey)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here