Oleh: Matt Rey Kartorejo


Mata Hasna Abram berkaca-kaca ketika menerima bantuan dari Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Seska Ervina Budiman.

Hasna adalah korban musibah kebakaran. Rumahnya dilalap si jago merah pada Sabtu, 4 Desember 2021, sekira pukul 14.00 Wita. Peristiwa itu membuat ia terpukul. Hasna tak dapat berbuat apa-apa selain berharap bantuan dari mereka yang ikhlas.

Pakaian serta barang elektronik yang menjadi harta satu-satunya, tak tersisa dilalap kobaran api. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian materil dinilai begitu besar bagi Hasna.

Usai peristiwa kebakaran, Hasna Abram berubah. Sering tampak murung. Ia hanya diam dan selalu menatap ke bagian dapur rumahnya yang rata dengan tanah.

Meski begitu, wanita berdarah Sangihe ini tetap tegar. Bukan karena dia kuat, tapi karena Tuhan Yang Maha Kuat bersama dengan langkahnya.

Ia ikhlas atas apa yang baru saja menimpanya. Ujian kehidupan kata Hasna, ia serahkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Senin, 6 November 2021, sekira pukul 14.00 Wita, rumah nenek 71 tahun yang terletak di Dusun 1 Desa Bulawan Dua, Kecamatan Kotabunan itu, terasa sesak. Rombongan Ketua TP-PKK Boltim menyambangi kediaman korban bencana kebakaran ini, dengan sejumlah bantuan.

Nene Jun, sapaan akrab Hasna Abram, hanya terpana ketika melihat istri Bupati Boltim sudah berada di kediamannya. Ia sangat senang atas perhatian Seska Ervina Budiman. Air mata bahagia terlihat jelas membasahi kedua bola mata Nenek Jun.

Setelah bantuan ia terima dari Ketua TP-PKK, Nene Jun menyampaikan ucapakan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian istri Bupati Boltim itu. Ia pun mendoakan, semoga Ketua TP-PKK Boltim, Seska Ervina Budiman diberikan kesehatan dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Baca Juga :   Dongkrak Perekonomian di Desa, Pemdes Bulawan Dua Salurkan Berbagai Jenis Bantuan

“Terima kasih banyak. Kami sangat bersyukur sudah dapat bantuan. Mudah-mudahan Ibu Bupati akan selalu diberikan kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah,” ucap Nene Jun, didampingi cucunya, Reza Potabuga.

Di hadapan Camat Kotabunan dan sejumlah aparat desa Bulawan Dua, serta masyarakat, Ketua TP-PKK Boltim yang menemui Nene Jun, sedikit menghibur serta memberikan motivasi agar tidak berlarut-larut dalam kesedihan. Uang tunai diberikan untuk mengurangi beban.

Selain itu Mama Icat, sapaan akrab istri tercinta bupati Boltim ini, memberikan bantuan sembako serta barang-barang bangunan untuk pembangunan dapur Nene Jun yang diamuk api.

“Bantuan ini tidak seberapa banyak, tapi mudah-mudahan bisa mengurangi beban dan bisa bermanfaat bagi keluarga.”

Nene Jun hanya terdiam mendengar tuturan Mama Icat itu. Wajahnya kelihatan begitu sedih bercampur bahagia. Ia bangga kepada sosok yang berdiri di depannya, sebab meski sibuk dengan pekerjaan, Mama Icat masih menyempatkan diri melihat kondisi rumahnya yang terbakar.

Perhatian Mama Icat itu, mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Nada positif mengalun dari bibir Reza Potabuga, cucu Nenek Jun.

“Terima kasih Ibu Bupati, so turun langsung dan so ba bantu pa torang. Nda salah torang ada pilih pa bupati,” ucap Reza. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here