KOTABUNAN, TotabuanExpress.co.id – Kampanye stop kekerasan terhadap perempuan diperagakan. Hal itu dilakukan Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr Kartika Devi Tanos, saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke-Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rabu (1/12/2021).

“Beberapa waktu yang lalu Gubernur Sulawesi Utara telah melakukan MoU dengan Kapolda Sulawesi Utara Nana Sudjana, telah menuntaskan permasalahan-permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, Jadi dari tingkat provinsi sudah ada kerjasama yang begitu baik, tentunya kerjasama ini akan diterapkan ke tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan dan desa,” ujar Kartika.

“Dari itu, kami dari dinas terkait masing-masing, baik itu di tingkat provinsi atau kabupaten kota terus melakukan pendampingan terhadap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Sulut Ini,” sambungnya.

Disebutkan Kartika, terkait pendampingan terhadap korban kekerasan perempuan dan anak, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait yang siap mendampingi secara langsung.

“Kita akan berkoordinasi kembali dengan dinas-dinas terkait yang juga sekarang akan menyediakan psikolog dan advokat yang akan siap mendampingi secara langsung,” tutur Kartika.

Istri Wakil Gubernur Sulut ini menambahkan bahwa sejauh ini
laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masuk di UPTD Provinsi Sulawesi Utara ada 180 kasus, sementara kasus yang masuk di UPTD Boltim sebanyak 21 kasus.

“Kami sendiri dari UPTD Provinsi akan terus berkoordinasi dengan 15 Kabupaten, Kota yang ada di Sulut,” tukasnya. (Rey)

 

Baca Juga :   Jabat Kadis Kominfo, Pasambuna: Insya Allah Kepercayaan Ini Dapat Membawah Boltim Semakin Bersinar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here