TOMOHON, TotabuanExpress.co.id – Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, SD GMIM Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara, mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SD GMIM Kayawu, Johanna Pondaag, S.PD., kepada media ini saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (29/09/2021).

“Pelaksanaan apel mulai jam 7 pagi, kegiatan belajar mengajar dimulai setengah 8 pagi. Setelah satu setengah jam kemudian sesi pertama pulang, dan digantikan oleh sesi ke dua,” ucapnya.

Ia mengatakan, selama pembelajaran tatap muka ini berlangsung, kendalanya hanya pada pembagian sesinya. Karena ada siswa yang datang ke sekolah tidak sesuai dengan jadwal yang diberikan.

“Untuk jumlah siswa ada 126, dan dibagi menjadi dua sesi. Dalam menunjang pelaksanaan PTM, kami menyediakan tempat cuci tangan, sabun, sanitizer, tissue, pengukur suhu tubuh, dan juga masker,” tuturnya.

Kepsek menjelaskan, ketika siswa datang ke sekolah, mereka diukur suhu tubuh dan disuruh mencuci tangan sebelum masuk ke kelas.

“Dengan dilaksanakannya belajar tatap muka ini, orang tua sangat senang dan mereka mendukung hal ini. Karena sudah sekitar satu tahun lebih siswa hanya belajar di rumah, sehingga ini adalah satu kerinduan orang tua, guru-guru dan juga siswa,” tandasnya. (Etzar Frangky Tulung)

Baca Juga :   Wujud Kepedulian Terhadap Masyarakat, Polres Tomohon Dan Alumni Akpol 1994 Salurkan Bansos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here