TOMOHON, TotabuanExpress.co.id – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro membuat banyak masyarakat kehilangan pekerjaan, bahkan ada yang dirumahkan.

Untuk itu Pemerintah Kota Tomohon, melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tomohon menyalurkan bantuan berupa beras.

“Penyaluran beras ini diberikan Pemerintah Kota Tomohon, setelah terjadinya PPKM Mikro. Pemerintah mengetahui bahwa banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan, bahkan ada yang dirumahkan, ter-PHK dan keterbatasan lainnya,” kata Kepala Kelurahan Woloan Dua, Kecamatan Tomohon Barat, Jane M. Kures, S.E., saat diwawancarai media ini di ruang kerjanya, Kamis (29/07/2021).

“Pada kemarin hari pemerintah telah menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST). Hari ini akan diberikan kepada bapak ibu penerima Program Keluarga Harapan (PKH), untuk menerima bantuan beras,” ucap Kures.

“Ini diperuntukan bagi mereka yang layak menerima, mereka yang sudah didata lewat pendataan yang cukup baik lewat Dinas Sosial dan Kelurahan. Mereka sangat layak menerima bantuan ini,” lanjutnya.

Ia mengatakan, untuk penerima BST, Kelurahan Woloan Dua ada 182 penerima dan untuk penerima PKH jumlahnya juga sama.

“Harapan ke depan untuk masyarakat penerima bantuan ini, agar supaya tetap semangat dalam menjalani masa-masa sulit ini di tengah pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Kures juga menambahkan, masyarakat penerima bantuan ini akan terus dinilai. Apabila perekonomian mereka sudah layak, mereka akan dikategorikan sudah mampu.

“Apresiasi kami dari pemerintah dan masyarakat kelurahan Woloan Dua, atas bantuan-bantuan yang telah diberikan oleh Wali Kota Caroll Joram Azarias Senduk, S.H., dan juga Bapak Wakil Wali Kota Wenny Lumentut, S.E., yang sangat-sangat memperhatikan masyarakat,” pungkasnya.

Pantauan media ini, kegiatan tersebut berlangsung dengan memperhatikan protokol kesehatan. (Etzar Frangky Tulung)

Baca Juga :   Pemkot Resmikan Laboratorium PCR di RSUD Anugerah¬†

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here