Oleh: Matt Rey Kartorejo

Niat baik untuk membantu sesama tak selamanya harus datang dari para konglomerat. Karena hati yang tulus untuk berbagi bisa mengalir dari siapapun. Termasuk dari seseorang yang hanya “mancari satu hari, makang satu hari”.

Itulah yang disaksikan masyarakat Kecamatan Kotabunan. Di tengah padatnya aktivitas, seorang sopir taxi trayek Kotabunan- Kotamobagu, menyempatkan diri untuk berbagi kasih.

Rabu, 22 April 2020 adalah momen yang ditunggu-tunggu Ibrahim Mahmud, warga Kotabunan Selatan (Kotsel). Di bawah siraman sinar mentari yang begitu menyengat, Ibrahim berkeliling kampung. Desa Kotabunan dan Bulawan bersatu jadi sasaran pekerja harian ini untuk memberikan sembako.

Sebanyak 70 paket bahan pokok yang terdiri dari beras, kopi, gula, teh dan kain sarung, dibagikan kepada janda-janda dan lanjut usia (Lansia).

Pria yang akrab disapa Ibra ini mengaku, hal itu ia lakukan karena niat hati yang tulus. Ia merasa terpanggil, apalagi memasuki bulan puasa sehingga dirinya memberikan bantuan itu dengan tujuan mencari ketenangan hati.

“Tujuan saya memberikan batuan ini semata-mata mencari kebahagian hati. Ketika saya memberi, beda rasanya karena hati saya merasa senang dan nyaman,” ucap Ibra.

Pria kelahiran 3 Januari 1983 ini menceritakan, niat seperti ini sudah dari dahulu terbersit dalam benak namun belum ada rejeki lebih.

“Sekarang sudah ada kesempatan sehingga saya melakukan ini sebab saya merasa terpanggil. Mudah-mudahan apa yang saya lakukan ini akan menjadi contoh bagi teman-teman saya yang lain,” ungkapnya.

Saat memberikan bantuan sembako, Ibrahim mengaku dapat merasakan hal yang sangat berbeda. Semua bulu dukunya berdiri mendengar doa dari setiap orang tua yang ia jumpai dengan bantuan.

“Waktu orang- tua ada ba doa akang, badiri kita pe bulu-bulu nyawa. Kita rasa senang dan rasa nyaman,” aku Ibra. (*)

Baca Juga :   Kisah Pohon di Desa Bulawan Yang Bikin Merinding

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here